Jenazah Bonari kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan pada Senin pagi.
Menurut Agus, keterangan sejumlah teman korban menyebut Bonari sebelumnya pernah mengeluhkan nyeri di bagian dada.
“Keterangan teman-temannya, dia pernah punya riwayat nyeri di dada,” ujarnya.
Agus menegaskan polisi telah melakukan sweeping sebelum karnaval dimulai untuk memastikan tidak ada peserta yang menggelar pesta minuman keras.
Karnaval tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan dilepas bersama jajaran Forkopimka Pesanggaran.
Polisi mengimbau peserta kegiatan agar memperhatikan kondisi kesehatan sebelum mengikuti karnaval.
“Peserta karnaval terhadap kondisi kesehatan masing-masing, keselamatan lebih penting,” pungkasnya./////////












