Mojokerto, seblang.com – Remaja tidak hanya diajak menjauhi rokok. Mereka juga diminta lebih peduli terhadap anemia, gizi, hingga ancaman stunting.
Pesan itu menjadi inti Program Remaja Sehat Cegah Rokok dan Anemia atau Praja Satria yang terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Terbaru, program tersebut menyambangi SMKS Pesantren Terpadu di Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Jumat (21/8/2026). Para siswa mengikuti senam pagi, melihat produk UMKM karya pelajar, hingga mendapatkan edukasi kesehatan.
Istri Wakil Bupati Mojokerto, dr. Amelia Fitri Hudani Oktavianus, mengatakan Praja Satria menjadi salah satu upaya membangun kesadaran kesehatan sejak usia remaja.
“Remaja hari ini adalah calon orang tua di masa depan. Oleh karena itu, sejak sekarang harus dibekali dengan pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat,” ujar Amelia.
Pesan itu bukan tanpa alasan. Masa remaja menjadi salah satu fase penting dalam mempersiapkan generasi mendatang.
Karena itu, Praja Satria tidak hanya berbicara soal larangan merokok. Program ini juga membawa isu anemia, pemenuhan gizi, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), hingga pencegahan stunting.
“Jangan sampai kebiasaan merokok justru memberikan dampak kepada orang lain. Lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak,” kata Amelia.











