Kenalan dengan Praja Satria, Program Mojokerto Ajak Remaja Lawan Rokok dan Anemia

by -53 Views
Wartawan: Harianto
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Persoalan paparan asap rokok memang menjadi perhatian di Mojokerto. Berdasarkan Asesmen Hasil Program Kegiatan Sekolah Bareng Dokter Spesialis Anak (DPSA) Kabupaten Mojokerto tahun 2024, paparan asap rokok dan polusi menjadi salah satu kendala terbesar dalam intervensi anak usia 0-60 bulan di 27 puskesmas.

Persentasenya mencapai 65 persen.


Melalui Praja Satria, Pemkab Mojokerto mencoba membawa pesan pencegahan itu lebih awal, langsung kepada generasi muda.

Remaja putri juga menjadi salah satu sasaran penting dalam edukasi anemia. Pemenuhan gizi seimbang dan konsumsi TTD secara rutin diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan mempersiapkan generasi yang lebih sehat.

Pencegahan stunting, menurut Amelia, membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Upaya itu antara lain melalui penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), skrining kesehatan, pembentukan kelompok sebaya, serta penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi.

Namun, Amelia berharap Praja Satria tidak berhenti setelah kegiatan di sekolah usai.

“Harapannya, edukasi ini tidak berhenti sebagai pengetahuan saja. Anak-anak dan remaja bisa menjadi agen perubahan dengan mulai menjaga kesehatan diri dan mengajak teman serta keluarga untuk hidup lebih sehat,” pungkasnya.//////////

iklan warung gazebo