Kejar Target Selesai Desember, Proyek Pembangunan Jembatan Candinegoro Sidoarjo Dikebut 24 Jam

by -144 Views
Wartawan: Hadi Sucipto
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Subandi sidak Jembatan Candinegoro
aston banyuwangi

“Tidak bisa beralasan karena air. Sebelum bekerja kan sudah ada perencanaan. Karena itu, saya sampaikan kepada PPK dan konsultan pengawas agar pengawasan diperketat. Jika deviasi 9 persen ini bisa dikejar, saya yakin proyek selesai tepat waktu dan kualitas pekerjaan tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Konsultan Pengawas Proyek, Umar, mengatakan pembangunan Jembatan Candinegoro telah memasuki minggu ke-11. Berdasarkan evaluasi per Senin (5/10/2026), realisasi progres fisik berada di angka 52,64 persen.



Namun, capaian tersebut masih mengalami deviasi sekitar minus 9,94 persen. Untuk mengatasi ketertinggalan tersebut, pihak pelaksana menerapkan strategi percepatan (catch-up plan) dengan memberlakukan sistem kerja 24 jam. Alokasi tenaga kerja juga ditambah.

“Kami membagi pengerjaan menjadi dua tim dengan total 18 pekerja. Pengerjaan dilakukan secara maraton hingga subuh untuk memaksimalkan tahapan pemasangan struktur baja, diafragma, dan gelagar WF,” ungkap Umar saat ditemui di lokasi proyek.

Umar membeberkan, sejumlah kendala teknis dan lapangan menjadi pemicu keterlambatan. Di antaranya keterlambatan pengiriman material baja Wide Flange (WF) yang harus dirakit terlebih dahulu di pabrik (workshop).

Selain itu, terdapat kendala akses pengangkutan material. Deviasi juga dipengaruhi intensitas aliran air sungai di area pekerjaan fondasi.

“Meskipun ada keterlambatan di awal, dengan percepatan pemasangan baja dan pengecoran plat lantai serta plat injak yang sedang berjalan, kami optimistis proyek selesai tepat waktu,” ujar Umar.

Umar mengungkapkan, pengerjaan pengecoran pile cap abutment (fondasi bawah) pada sisi utara telah rampung dan kini memasuki masa perawatan beton (curing). Proses tersebut membutuhkan waktu tujuh hari agar kualitas struktur beton optimal.

Selanjutnya, pengerjaan difokuskan pada penyelesaian sisi selatan, dinding abutment, serta pier head (kepala jembatan).

“Secara spesifikasi, proyek ini mencakup pembangunan dua unit jembatan yang masing-masing memiliki panjang 8 meter, dengan total panjang 16 meter dan lebar 4 meter,” ungkapnya. (hst)

iklan warung gazebo