BPJS Kesehatan Banyuwangi Kenalkan PASTI JKN ke 217 Desa dan Kelurahan

by -1059 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Menurut Shiela, persoalan juga muncul ketika warga yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta PBI kemudian tidak lagi aktif. Warga biasanya datang ke kantor desa untuk mencari informasi.

“Kalau ada warga yang kepesertaannya tidak tertanggung lagi, biasanya mereka datang ke desa untuk bertanya. Kami membantu memberikan pilihan, termasuk mengarahkan untuk mengubah status kepesertaan sesuai kondisinya atau melakukan reaktivasi kepesertaan PBI,” ujarnya.



Kondisi tersebut membuat desa perlu memiliki informasi yang cukup untuk membantu warga. Shiela menilai PASTI JKN dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui status kepesertaan sebelum membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Ke depan, dengan PASTI JKN kami ingin masyarakat bisa mengetahui statusnya lebih awal,” kata Shiela.

Sosialisasi PASTI JKN tidak hanya berhenti pada pengenalan kanal digital kepada perangkat desa dan kelurahan. Pemerintah desa juga menyiapkan cara agar informasi tersebut bisa diterima masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan daring.

Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Bomo, Julia Puspanindita, mengatakan informasi mengenai PASTI JKN akan disampaikan melalui berbagai pertemuan masyarakat, termasuk pertemuan RT.

“Kami akan menyampaikan informasi ini melalui berbagai pertemuan warga, termasuk pertemuan RT dan kegiatan yang melibatkan masyarakat. Kalau ada warga yang masih kesulitan mengakses layanan digital, kami juga siap membantu agar mereka tidak kesulitan mempraktikkannya,” tutur Julia.

Dengan pola tersebut, perangkat desa tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga dapat mendampingi warga yang membutuhkan bantuan ketika pertama kali menggunakan kanal PASTI JKN.

Desa Watu Kebo juga menyiapkan langkah serupa. Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Watu Kebo, Shindy Ayu Septiana, mengatakan pihaknya akan menempatkan barcode atau tautan PASTI JKN di lokasi pelayanan yang sering didatangi warga.

Salah satunya di kantor desa. Barcode tersebut nantinya dapat digunakan warga untuk mengakses kanal PASTI JKN ketika datang ke kantor desa.

“Jadi ketika ada warga datang dan membutuhkan bantuan, kami bisa sekaligus mengajarkan cara mengaksesnya. Harapannya masyarakat semakin terbiasa mengecek status kepesertaannya sendiri,” ujar Shindy.////////

iklan warung gazebo