Kades Tampo Dipanggil Polisi Terkait Data Penerima Bansos

by -189 Views
Girl in a jacket

Foto : Hasim Ashari, saat di Mapolsek Cluring (yud)

Banyuwangi, seblang.com – Kepala Desa (Kades) Tampo Kecamatan Cluring, Hasim Ashari memenuhi panggilan polisi di mapolsek setempat, Rabu (5/8). Hal ini diduga berkaitan dengan data ganda pemerima Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19.

Usai diperiksa, Hasim Ashari ke sejumlah media memaparkan, pemanggilan tersebut bedasar pada aduan masyarakat terkait data ganda penerima bantuan sosial, sejumlah 41 penerima.

“Intinya kita sudah sesuai prosedur. Pendataan juga sudah melalui Musdes, baik bantuan BLT DD maupun bantuan yang lain,” jelasnya.

Data itu bisa terjadi ganda, menurutnya proses pendataan Bantuan Langsung Tunai (BLT) realisasi Dana Desa (DD) dan bansos lain, awalnya tidak terjadi ganda. Namun setelah pihak desa menerima data dari Kementrian Sosial (Kemensos) untuk Bantuan Sosial Tunai (BST), data penerima menjadi dobel.

“Itu data dari Kemensos,” paparnya.

Menindak lanjuti aduan warga ini, Kapolsek Cluring AKP. Bejo Madrias mengatakan, pihaknya sudah mengundang tujuh penerima bantuan, staff desa, termasuk kepala desa, untuk dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi.

“Kita sudah undang semua. Untuk tindak lebih lanjut, aduan warga ini kita limpahkan ke Mapolresta Banyuwangi,” tegas Kapolsek Cluring. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.