Dampak  Virus Corona Penghasilan Wong Cilik di Genteng Menurun

by -260 Views
Girl in a jacket

Foto : Seorang tukang becak menunggu penumpang

Banyuwangi, seblang.com – Sejumlah sekolah di kota Banyuwangi  diliburkan demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Kebijakan tersebut pun berpengaruh pada pendapatan sopir angkot hingga tukang becak di kecamatan Genteng Banyuwangi.

“Terasa sekali. Nggak ada sewa (penumpang). Kalau menurut saya, hampir 50 persen berkurangnya. Biasanya memang anak sekolah atau masyarakat yang mau belanja di pasar  yang jadi penumpang. Sekarang tidak ada lagi,” kata Sulaiman (48), seorang tukang becak  di wilayah Pasar Genteng Kamis (19/3/20).

Sulaiman  mengaku biasanya dari pagi hingga siang bisa mendapat Rp 50 ribu. Namun, setelah sekolah diliburkan dan adanya virus corona dirinya baru mendapat uang Rp.20 ribu. Kadang juga tidak mendapatkan penumpang sama sekali.

“Berdampak kali. Ini baru dapat Rp 20 ribu, biasanya setengah hari udah sampai Rp 50 ribu,” ujar Sulaiman

Para tukang becak yang lain pun mengeluhkan hal yang sama. Mereka mengaku terkena imbas kebijakan peniadaan belajar tatap muka di sekolah serta menyebarnya virus corona.

“Ada imbasnya. Biasa kita nunggu penumpang di depan Pasar Genteng sedikitnya 5 penumpang kami dapat. Tapi ini sepi. Berkuranglah kita lihatnya,”  sebutnya.

Namun pengemudi ojek online, Azir, mengatakan belum ada perubahan jumlah orderan ojol-nya. “Belum ada perubahan. Ini menurut saya ya. Tapi menurut lainnya saya kurang tahu,” sebut Azir.

Sebelumnya, Bupati banyuwangi Abdullah Azwar Anas  menginstruksikan sekolah libur demi mencegah penyebaran Corona. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktifitas keluar rumah maupun berkumpul  demi mencegah Corona.(sincan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.