Ratusan Orang di Banyuwangi Serbu Klinik Untuk Rapid Test

by -1345 Views
Girl in a jacket

foto: Ratusan orang antre untuk rapid test

Banyuwangi, seblang.com – Kendati biaya rapid test relatif mahal, ratusan orang tetap menyerbu klinik penyedia layanan kesehatan rapid test. Pasalnya, mereka wajib memiliki surat keterangan sehat resmi berupa hasil negatif rapid test jika hendak menyeberang ke Bali.

iklan aston

Seperti halnya klinik yang berada di jalan Brawijaya, Banyuwangi. Karena banyaknya orang yang ingin rapid test, tempat duduk yang disediakan untuk mengantre tak memadai. Bahkan tak sedikit dari mereka yang rela duduk di bawah. Tak pelak, physical distancing yang selalu digembar gemborkan pemerintah tak diindahkan.

Hal tersebut juga menjadi keluhan Putri salah satu calon pasien yang hendak rapid test di klinik tersebut. Ia terpaksa berdesakan melakukan pemeriksaan rapid test, lantaran dalam waktu dekat ini ia harus masuk kuliah di salah satu universitas di Bali .

“Gimana lagi mas, mau tidak mau saya harus rapid test supaya bisa menyeberang ke Bali, meskipun mahal,” kata Putri kepada seblang.com, Senin (8/6) pagi.

“Karena yang meriksa rapid test di klinik ini dibatasi sebanyak 200 orang setiap harinya. Ini saja saya nomer 174. Padahal saya daftarnya sekitar jam 10.00 wib,” imbuhnya.

Perlu diketahui, pemerintah provinsi Bali mewajibkan seluruh orang yang hendak bepergian menuju ke Pulau Dewata wajib memenuhi beberapa persyaratan. Adapun persyaratan yang wajib dibawa yakni identitas diri berupa KTP asli, surat keterangan bebas COVID-19 melalui rapid test, surat perjalanan dari pemerintah Desa ataupun surat tugas sedang bekerja.

Sedangkan biaya rapid test sendiri sangat mahal, mulai dari yang termurah Rp. 280 ribu sampai yang termahal 465 ribu. (guh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.