Tergiur Kemolekan, Ayah Tega Cabuli Anak Tirinya hingga Hamil 8 Bulan

by -397 Views
Girl in a jacket

Foto: Pelaku pencabulan anak tiri hingga hamil

Banyuwangi, seblang.com – Seorang ayah di lingkungan Kluncing, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, tega mencabuli anak tirinya sendiri hingga hamil.

iklan aston

Pelaku SM (45) mencabuli korban SS (16) berkali-kali sejak bulan Februari 2019 sampai Februari 2020. Bahkan, dalam rentan waktu tersebut pelaku melancarkan aksinya minimal sekali dalam seminggu. Akibatnya korban kini hamil 8 bulan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK mengatakan, awalnya pelaku ini tergiur kemolekan tubuh korban saat sedang tidur-tiduran di kamarnya yang hanya menggunakan kaos dan rok tanpa celana dalam.

Melihat hal tersebut, pelaku menjadi terangsang dan menghampiri korban dengan menciumi bibir dan wajahnya. Selanjutnya, ayah bejat itupun melancarkan rayuan mautnya guna menyalurkan hasrat seksual yang telah mencapai ubun – ubunnya itu, kepada anak tirinya yang masih di bawah umur.

“Pelaku ini berjanji kepada korban, akan bertanggung jawab jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat Press Conference di gedung Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Selasa (5/5).

Akhirnya, gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas tersebut mau melayani hasrat seksual ayah tirinya tersebut. Bahkan, dilakukan minimal seminggu sekali selama kurang lebih satu tahun di dalam rumahnya.

“Korban kini hamil 8 bulan, akibat pencabulan yang dilakukan ayah tirinya tersebut,” ungkapnya.

Kasus ini terungkap, lanjut Arman, setelah adanya laporan pihak keluarga korban yang tak terima atas perbuatan bejat pelaku. Tak lama menerima laporan tersebut, pelaku langsung diringkus.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) atau ayat (3) UU RI No.17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang. Ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (guh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.