Banyuwangi, seblang.com – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14 Lingkungan Sukorojo kelurahan Banjarari Kecamatan Glagah Banyuwangi menyiapkan minuman tradisonal atau jamu empon-empon dan temulawak bisa dipilih, khusus bagi pemilih yang telah menggunakan hak pilihnya di bilik suara.
Menurut Andreas Askab Firdaus, Ketua KPPS 14 Banjarsari, momentum pemilihan bupati-wakil bupati Banyuwangi tahun 2020 diharapkan menjadi sarana untuk sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya kesadaran warga masyarakat. Agar mayarakat selalu menjaga kesehatan dan melindungi diri serta keluarga dari wabah Covid 19 .
“Dengan gotong royong dan rasa kebersamaan secara swadaya warga di lingkungan sekitar TPS 14 sukarela menyiapkan minuman tradisonal atau jamu empon-empon atau temulawak dalam kemasan yang diberikan setelah melakukan coblosan yang bisa diminum di lokasi maupun dibawa pulang kerumah masing-masing,” jelas Andre.
Selanjutnya ayah satu anak itu menuturkan dalam menindaklanjuti petunjuk pelaksanaan pemungutan suara yang memenuhi standar protokol kesehatan, jajaran KPPS TPS menyiapkan fasilitas pencoblosan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh KPU Banyuwangi maupun oleh PPK Glagah dan PPS Banjarsari dengan komunikasi dan koordinasi dengan penyelenggara pemilihan yang lain.
Kemudian untuk memenuhi protokol kesehatan, panitia menyiapkan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun cuci di beberapa tempat. Selanjutnya juga menyiapkan thermogun untuk mengukur suhu tubuh bagi calon pemilih sekaligus menyiapkan bilik khusus bagi masyarakat yang suhunya diatas 37 derajat celcius.









