Banyuwangi, seblang.com – Majunya Ipuk Fiestiandani sebagai calon bupati Banyuwangi 2021-2024 diapresiasi dan memperoleh banyak dukungan dari berbagai pihak. Tidak hanya partai politik pengusung dan pendukung namun juga kalangan perempuan dan -.
Majunya kandidat perempuan di Pemilihan Bupati (Pilbup) Banyuwangi bukanlah yang pertama kalinya. Saat Pilbup Banyuwangi 2005, kandidat perempuan Ratna Ani Lestari yang diusung 18 partai non parlemen maupun mengalahkan 4 kandidat laki-laki, yakni Masduki Suud-Moch Syafii yang diusung PPP dan Partai Demokrat, Ali Syachroni-Yusuf Widyatmoko yang diusung PDI Perjuangan, Soesanto Suwandi-Abdul Kadir yang diusung Partai Golkar dan Achmad Wahyudi-Eko Sukartono yang diusung PKB.
Fenti Nurrahmawati, salah satu anggota Perempuan Amanat Nasional (PUAN) organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN) berpendapat, kehadiran kandidat perempuan dalam sebuah kontestasi Pilkada punya daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah posisi kaum perempuan sebagai pemilih yang cukup besar.
“Pemilih kita sebagian besar adalah perempuan. Nah, mereka ini lebih cenderung memilih kandidat perempuan sepanjang komunikasi politik dan image atau citranya ke publik yang dibangun kandidat tersebut cukup baik,” kata Fenti Nurrahmawati saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020).
Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2020 sebanyak 1.309.839 jiwa.












