Tangan Terampil Suhartoyo Mengubah Bambu Menjadi  Alat Hiburan

by -964 Views
Suhartoyo sedang memperbaiki angklung di sela waktu jualan buah di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi (foto: Nurhadi/seblang.com)


Dalam keseharian lebih lanjut dia menuturkan, ada saja atau tidak jarang ada teman atau pelanggan buahnya yang mendatangi tempat jualan buah semangka dan melon untuk belajar dan bermain musik angklung. Dengan sabar dan telaten ayah 3 anak membimbing bahkan terkadang bermain bersama.

Selanjutnya pria yang tinggal di Kelurahan Singonegaran itu menambahkan angklung karyanya dijual mulai harga Rp. 750 ribu. Kemudian seperangkat musik patrol lengkap dihargai mulai Rp  1,5 juta. Sedangkan genta angin dijual dengan harga Rp. 30 ribu.


Untuk penjualan alat musik tradisional biasa ramai pada bulan-bulan tertentu, khususnya menjelang bulan Ramadhan. Sedangkan untuk hari-hari biasa tidak bisa dihitung tetapi sekali waktu masih ada masyarakat yang membeli angklung dan patrol produksinya.

Sedangkan untuk bambu yang menjadi bahan baku pembuatan angklung dan patrol dimabil darimana saja asal bermutu dan berkualitas.

Bagi generasi muda kalau bisa terus menjaga memelihara dan melestarikan seni tradisional. Selagi saya masih ada kalau mau belajar monggo dan silahkan agar seni tradisional Banyuwangi terus berkembang dan tidak punah,” pungkas Suhartoyo. (nur)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *