Putus Mata Rantai Penularan, Kawasan Klaster Ponpes di Banyuwangi Dikarantina

by -833 Views
Petugas kesehatan di Ponpes Darussalam


“Tak ketinggalan Dinas PU Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas PU Pengairan juga akan turun. Selain menambah puluhan toilet portabel di sana, juga akan memperbaiki sanitasi dan aliran air yang akan disupervisi oleh tim gabungan dari Kemenkes,” kata Rio.

Sementara itu, Bupati Anas mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak untuk mempercepat penghentian penularan covid-19 di pondok pesantren.


“Pemkab bersama tim gabungan menyatakan siap berbagi peran dengan pondok untuk penanganan nya,” jelas Anas.

Anas pun kembali menegaskan komitmennya untuk membantu penanganan di pondok pesantren ini. Anas juga telah berkoordinasi dengan Ketua Satgas penanganan covid nasional dan Gubernur Jawa Timur terkait penanganan covid di ponpes.

“Terima kasih kepada Pak Menkes, Pak Doni Monardo, dan Ibu Khofifah yang terus memantau perkembangan covid-19 di pondok pesantren. Kami yakin bahwa sinergis yang baik antara pemkab, pengurus ponpes, dengan Kemenkes, TNI/Polri, KKP Probolinggo, Dinkes Jatim, dan semua elemen masyarakat yang mendukung akan bisa memutus penularan covid di ponpes dengan cepat,” pungkas Anas.

Diketahui, Ledakan kasus positif Covid-19 terjadi dari klaster pondok pesantren (ponpes) Darussalam Blokagung, Banyuwangi. Per hari Sabtu (29/8) kemarin, terkonfirmasi 340 kasus baru dari klaster tersebut. Disamping itu, ada 6 kasus  diluar klaster Ponpes.

Sehingga, total penambahan kasus positif COVID-19 di Banyuwangi mencapai 346 kasus. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Banyuwangi mencapai 687 kasus. (guh)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *