Kepedulian Aiptu Ririn Nurfiah terhadap masyarakat sekitar bukan hanya “anget-anget tai ayam”. Terbukti pada hari Senin, (08/07) yang lalu, Aiptu Ririn kembali menunjukan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat pinggiran dengan mengantarkan untuk melakukan pendaftaran anak dari keluarga kurang mampu agar bisa bersekolah.
“Tahun ini saya bersama suami, membantu Veri Wicaksono telah lulus dari SD Tamanbaru Banyuwangi, dia sejak kecil, tinggal bersama neneknya di Jalan Ikan Lele Kelurahan Tukangkayu Banyuwangi, karena ibunya telah meninggal dan bapaknya kurang mampu untuk mengurusnya maka kami bantu komunikasikan dengan pihak kepala sekolah,” terang Aiptu Ririn.
Lebih lanjut Aiptu Ririn menyampaikan bahwa neneknya tidak mampu memberikan biayai pendidikan bagi kelanjutan sekolah Veri, demikian juga dengan ayahnya, maka Veri terpaksa tidak mendaftar ke SMP, sehingga masa pendaftaran dan penerimaaan peserta didik baru sekolah telah berakhir. Melihat keadaan ini Aiptu Ririn merasa terpanggil dan berkoordinasi dengan beberapa pihak, akhirnya Veri bisa diterima di SMPN 5 Banyuwangi.
“Alhamdulillah setelah berkoordinasi dan melalui proses yang sedikit melelahkan akhirnya Veri dinyatakan diterima di SMPN 5 Banyuwangi dan sudah melakukan registrasi penerimaan siswa baru, yang langsung diterima oleh Ibu Kepala Sekolah SMPN 5 Banyuwangi, Hj. Lilik Subekti, M.Pd,” tutur Aiptu Ririn.
Selain itu Aiptu Ririn menyampaikan bahwa Veri memiliki KIP (Kartu Indonesia Pintar), sehingga biaya pendidikannya ditanggung oleh pemerintah dan sekolah melalui program BOS dan SAS.
“Biaya pendidikan Veri nantinya akan ditanggung pemerintah melalui program BOS dan SAS. Untuk biaya seragam dan menjahit yang mencapai Rp. 1.300.000,- (satu juta tiga ratus ribu rupiah), diperoleh dengan cara iuran banyak pihak, termasuk kepala sekolah, guru, dan beberapa rekan anggota Polri,” ujar Aiptu Ririn. (//)











