Selain itu, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menambahkan. Untuk Surabaya sasaran vaksinasi, target bisa terpenuhi, dari vaksinasi pertama sebanyak 130 persen. Vaksin kedua sebanyak 113. Kemudian untuk lansia dan anak-anak pun demikian.
“Ada satu hal yang ingin disampaikan terkait dengan mendekatinya bulan puasa, kemudian nanti akan ada lebaran. Kegiatan vaksinasi tentunya ada masa yang harus dipedomani oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.
“Untuk itu, ketika vaksinasi sudah melampaui batas waktu yang ditentukan, tentunya ini akan berpengaruh pada kekebalan yang akan berkurang. Sehingga kalau masyarakat udah vaksinasi pertama, dan kedua, itu sudah dapat dilakukan vaksin ke tiga atau booster. Di Surabaya dan hampir seluruhnya vaksinasi ketiga ini masih di bawah rata-rata,” tambahnya.
Karena menurut Wakapolda, jika ini tidak dilakukan vaksinasi ketiga atau booster, tentunya akan berpengaruh kepada kekebalan masyarakat terkait dengan situasi pandemi covid ini.
“Untuk itu, saya mengharapkan dengan adanya kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di seluruh wilayah, di seluruh kabupaten, ini dapat di ikuti oleh masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster. Sehingga nanti kekebalan masyarakat terkait dengan vaksinasi yang dilakukan itu betul-betul melindungi dari covid-19,” pungkasnya.//









