“Mau bertahan disana (Bali), juga tambah susah tidak ada kerjaan. Bisa-bisa kami jadi gelandangan di sana,” ungkapnya.
Ia pun berharap, persoalan wabah virus Corona agar segera selesai dan kembali seperti biasa.
“Mudah-mudahan masalah ini cepat selesai, dan bisa kembali beraktifitas secara normal,”harapnya.

Dari pantauan seblang.com, kegiatan pulang kampung yang dilakukan para perantau ini berbeda seperti kegiatan mudik lebaran sebelumnya. Pasalnya, mereka yang tak menggunakan kendaraan pribadi, langsung dijemput mobil travel yang telah dipesanya sebelumnya. Hal tersebut dilakukan, guna menyiasati tiadanya layanan transportasi antar kota ditengah pandemi virus corona.
Selain itu, meski para perantau tersebut berhasil menyeberang ke pulau Jawa. Mereka tetap harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi.
Mereka disemprot cairan disinfektan ke tubuh mereka satu per satu. Suhu tubuh merekapun juga diperiksa menggunakan thermo gun oleh petugas gabungan dari TNI, Polri dan petugas kesehatan serta stakeholder terkait yang standby 24 jam Nonstop. (guh)









