Banyuwangi, seblang.com – Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Blok Griya Blambangan, Jumat (28/8).
Peringatan tersebut turut mengangkat tradisi ndog-ndogan, kembang telur khas Banyuwangi. Ornamen tradisional itu menghiasi lokasi kegiatan yang diikuti warga binaan Muslim.
Kepala Lapas Banyuwangi Solichin mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mendorong mereka melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
“Peringatan Maulid Nabi ini kami desain untuk menumbuhkan kembali semangat warga binaan dalam meneladani akhlak Rasulullah. Kami menekankan agar seluruh warga binaan fokus pada perbaikan diri, introspeksi, serta aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat kelak,” ujar Solichin.
Sejumlah tausiah disampaikan dalam kegiatan tersebut. Ustadz Abdul Ghani, Ustadz Dhandi MK., dan Ustadz Afifi Al-Madad secara bergantian menyampaikan pesan keagamaan kepada para warga binaan.












