Banyuwangi, seblang.com – TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi turut membantu mengurai kemacetan panjang arus balik yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Komandan Lanal Banyuwangi (Danlanal), Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., memimpin langsung keterlibatan personel dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas yang mengalami kepadatan, Rabu (1/4/2026).
“Saat ini sudah diturunkan sekitar 130 personel Lanal Banyuwangi yang bergabung dengan 75 personel Puslatpur 7 Lampon dan Puslatpur 5 Baluran untuk membantu mengurai kemacetan di Banyuwangi akibat penyeberangan Ketapang–Gilimanuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini kemacetan masih terjadi dengan panjang mencapai kurang lebih 16 kilometer ke arah utara dari Pelabuhan Ketapang. Untuk mengatasi kondisi tersebut, personel disebar di sejumlah titik rawan guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak.
Selain itu, Lanal Banyuwangi juga memanfaatkan sejumlah buffer zone di sepanjang jalur utama sebagai area parkir sementara maupun tempat istirahat bagi pengendara. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan ASDP Ketapang, BPTD, Dinas Perhubungan, KSOP Banyuwangi, serta Gapasdap guna mengoptimalkan penanganan kemacetan secara terpadu.
Terkait penyebab kemacetan, Danlanal menyebut lonjakan volume kendaraan pasca libur Lebaran menjadi faktor utama, khususnya kendaraan besar pengangkut logistik.
“Kemacetan didominasi kendaraan besar. Setelah libur Lebaran, kendaraan logistik yang sebelumnya dibatasi kini kembali beroperasi, sehingga terjadi peningkatan volume dari Jawa menuju Bali maupun Mataram,” terangnya.
Ia menambahkan, sesuai perintah dari Mabes TNI dan Mabes TNI AL, pengerahan personel ini akan berlangsung selama tujuh hari ke depan. Namun, jika situasi masih membutuhkan penanganan lanjutan, masa tugas tersebut berpotensi diperpanjang.
Kegiatan ini merupakan wujud dukungan TNI AL kepada pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menjaga kelancaran transportasi serta keselamatan masyarakat.///////










