“Sebelum anak saya berangkat mendaftar TNI—yang memang menjadi cita-citanya—rumah saya terbakar. Semua perabotan dan tiga sepeda motor ikut hangus. Beruntung, berkas yang dibutuhkan anak saya tidak terbakar karena sudah berada di dalam tas pendaftaran. Begitu melihat kepulan asap di samping rumah, anak saya langsung meloncat mengamankan tas berkas tersebut. Hanya itu yang bisa diselamatkan,” ujar Wawan.
Wawan juga mengungkapkan bahwa putranya sempat merasa putus asa dan goyah setelah melihat rumah mereka ludes. Namun, melihat semangat dan kegigihan sang anak, Wawan terus memberikan dorongan moral agar Adi tetap berangkat ke Malang.
Mendengar kabar musibah tersebut, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi tempat kejadian dan memberikan penguatan moral kepada keluarga korban.
Tersentuh oleh perjuangan gigih Adi Pranata, Bupati Situbondo menyampaikan komitmennya untuk membantu penanganan pascakebakaran hingga memfasilitasi kebutuhan Adi.
“Untuk Adi, nanti akan saya bantu berikan rekomendasi untuk pendaftaran TNI. Sedangkan untuk kebutuhan keluarga dan revitalisasi rumah, sepenuhnya akan kita bantu,” tegas Bupati Yusuf Rio di lokasi kejadian./////












