Retakan Muncul di Jalan Gumitir, Mitigasi Didorong Sebelum Musim Hujan

by -296 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Edy menyebut retakan yang ditemukan tergolong ringan, tetapi lokasinya perlu mendapat perhatian karena berada hanya sekitar 2 hingga 3 meter dari jalur kendaraan. Di salah satu sisi terdapat area yang berpotensi menjadi jurang.

“Memang ditemukan retakan-retakan ringan, tetapi menurut saya dampaknya cukup mengkhawatirkan karena hanya berjarak sekitar 2 sampai 3 meter dari jalur sebelah kanan, yang mana kanan ini berpotensi karena di situ jurang,” kata Edy.



BPBD selanjutnya akan menggelar rapat koordinasi bersama BBPJN, PUPR Kabupaten Jember, Perhutani, Polres Jember dan Dinas Perhubungan. Pertemuan tersebut akan membahas langkah mitigasi dan penanganan berdasarkan kewenangan masing-masing instansi.

Keberadaan pohon beringin di sekitar retakan juga menjadi perhatian. Menurut Edy, berdasarkan analisis awal tim BBPJN, pohon tersebut bisa membantu menahan tanah, tetapi juga berpotensi memberikan beban atau tarikan terhadap kondisi tanah.

Salah satu langkah awal yang akan dipertimbangkan adalah melakukan perempesan pohon untuk mengurangi bebannya. Sementara perbaikan badan jalan akan ditentukan setelah dilakukan perhitungan teknis.

BPBD Jember menilai mitigasi perlu dilakukan sebelum musim hujan. Edy menyebut kondisi retakan dan gerusan yang sudah terlihat berpotensi menjadi lebih berisiko apabila air masuk ke dalam tanah.

“Bagi BPBD secara mitigasi saya memandang ini penting dan mendesak karena kalau sampai musim hujan, ini cukup membahayakan,” ujarnya.

Rapat koordinasi nantinya juga akan membahas aspek lalu lintas, termasuk peran Dishub terkait kendaraan bertonase besar dan Satlantas dalam pengaturan arus kendaraan apabila diperlukan. Keputusan mengenai penanganan teknis dan rekayasa lalu lintas akan ditentukan berdasarkan hasil kajian instansi berwenang.

iklan warung gazebo