Retakan Muncul di Jalan Gumitir, Mitigasi Didorong Sebelum Musim Hujan

by -258 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Jember, seblang.com  – Retakan ditemukan di badan jalan nasional jalur Gumitir, Jember, tepatnya di sekitar Kilometer 33 di atas tikungan pemancar TVRI, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Jawa Timur. Kondisi tersebut mendapat perhatian karena keretakan berada dekat sisi jalan yang berbatasan dengan area rawan dan berpotensi semakin terkikis ketika musim hujan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember Ipda Ratno Budi Jatmikho, yang akrab disapa Miko, mengatakan laporan mengenai retakan tersebut diterima dari masyarakat pada Senin (5/10/2026) kemarin. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi jalan.



Menurut Miko, titik yang dinilai paling parah memiliki retakan hampir 1 sentimeter. Posisi retakan berjarak sekitar 80 sentimeter dari badan jalan dengan panjang kerusakan mencapai kurang lebih 40 meter.

“Untuk titik yang paling parah di sini, jarak dari badan jalan kurang lebih sekitar 80 cm, kemudian untuk retakannya ini sudah hampir 1 cm. Panjang dari titik pertama hingga ke depan kurang lebih sekitar 40 meter,” kata Miko saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (7/10/2026).

Selain retakan, polisi menemukan kondisi bahu jalan yang minim penopang. Bagian tersebut disebut sudah sangat tipis dan tidak lagi memiliki cor maupun struktur penahan yang memadai, sementara terdapat pohon yang berada di sekitar sisi jalan.

Miko mengkhawatirkan air hujan dapat masuk ke bagian tanah yang sudah mengalami kerusakan. Jika pengikisan terus terjadi, kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan potensi longsor.

“Apabila nanti musim hujan, air biasanya masuk ke arah sini yang di sini sudah berlubang, dimungkinkan untuk kerawanan longsornya sangat besar sekali,” ujarnya.

Karena merupakan jalan nasional, kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk mendapatkan penanganan teknis. Jalur tersebut setiap hari digunakan kendaraan yang melintas dari Jember menuju Banyuwangi maupun arah sebaliknya, termasuk kendaraan besar.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan pihaknya juga menerima informasi mengenai retakan tersebut dari relawan. BPBD kemudian bersama BBPJN melakukan peninjauan ke lokasi.

iklan warung gazebo