Banyuwangi, seblang.com – Sebuah gudang kelapa di Dusun Krajan RT 02/RW 07, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, terbakar pada Senin (13/04/2026) sekitar pukul 20.40 WIB.
Api dengan cepat melahap bagian atap gudang serta tumpukan serabut kelapa yang mudah terbakar. Beruntung, kobaran api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Srono dikerahkan ke lokasi.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Siti Nur Imama (32), anak pemilik gudang, yang saat itu berada di rumah. Ia sontak berteriak meminta pertolongan warga sekitar begitu melihat api mulai membesar.
Warga yang berdatangan kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan kepolisian setempat. Petugas bersama unsur tiga pilar Desa Sraten segera tiba di lokasi dan ikut melakukan pemadaman.

Pemilik gudang, Mahmudi (57), mengaku tidak mengetahui awal kejadian karena sedang menghadiri pengajian di rumah saudaranya di Rogojampi.
“Saya tadi pengajian, pulang-pulang sudah terbakar. Yang tahu pertama anak saya. Saat saya lihat, api sudah membakar atap gudang dan tumpukan serabut kelapa sampai ke bawah,” ujarnya.
Mahmudi menduga kebakaran dipicu oleh putung rokok yang masih menyala dan mengenai material mudah terbakar di dalam gudang. Ia juga menyebut kejadian kebakaran di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.
“Kebakaran ini sering terjadi di tempat saya. Baru kali ini sampai membakar rangka atap dari bambu,” ungkapnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1 juta.










