Para pelajar diperkenalkan dengan dasar-dasar AI, cara menggunakan teknologi secara aman dan beretika, serta teknik menyusun prompt agar AI dapat dimanfaatkan untuk membantu proses belajar maupun mengembangkan kreativitas.
Salah seorang peserta, Virdha, mengatakan materi yang diterimanya sangat relevan dengan kehidupan pelajar saat ini.
“Materinya seru dan relate banget dengan kami yang setiap hari menggunakan teknologi. Ternyata AI bukan cuma buat cari jawaban, tetapi juga bisa membantu mengecek informasi dan mendukung tugas sekolah,” ujarnya.
Virdha menambahkan, penggunaan AI tetap harus disertai sikap kritis. Hasil yang diberikan AI perlu diperiksa kembali sebelum dipercaya maupun dibagikan kepada orang lain.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan perkembangan teknologi harus diikuti dengan kemampuan pelajar dalam menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab.
“Pelajar tidak hanya perlu terampil menggunakan AI, tetapi juga harus kritis, beretika, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi di ruang digital,” katanya.////////












