Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kapasitas Vertical Rescue

by -15 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Wabup menjelaskan, proses evakuasi di medan vertikal membutuhkan ketelitian, ketahanan fisik serta penguasaan peralatan yang baik. Sebab, kesalahan dalam pelaksanaan penyelamatan dapat berisiko terhadap keselamatan korban maupun personel penyelamat.

“Evakuasi di medan vertikal membutuhkan ketelitian tinggi, ketahanan fisik yang prima, dan penguasaan alat yang tanpa celah karena taruhannya adalah nyawa,” ungkapnya.



Selain peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemerintah daerah juga memastikan dukungan terhadap sarana dan prasarana keselamatan. Menurutnya, kemampuan personel di lapangan harus diimbangi dengan ketersediaan peralatan operasional yang memadai dan memenuhi standar keamanan.

“Personel yang hebat harus ditunjang oleh peralatan operasional yang memadai dan aman,” jelasnya.

Wabup juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti latihan dengan disiplin sekaligus mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarrelawan dalam membangun sistem penanganan bencana yang semakin tangguh.

“Sinergi dan kolaborasi yang erat antarorganisasi relawan di Kabupaten Mojokerto adalah kunci utama keberhasilan penanganan bencana di lapangan,” pungkasnya.

Latihan Gabungan Peningkatan Kapasitas Vertical Rescue tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mojokerto. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan BPBD dan relawan dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan sekaligus mendukung pengembangan wisata alam yang aman di Kabupaten Mojokerto.///////

iklan warung gazebo