Banyuwangi, seblang.com – Koral hidup hasil budidaya di Kabupaten Banyuwangi terus merambah pasar global. Produk yang dikembangkan pelaku usaha lokal itu kini telah diekspor ke sekitar 20 negara di Asia, Amerika, hingga Eropa.
Terbaru, PT Srikandi Aquarium di Ketapang, Banyuwangi, mengekspor koral hidup senilai 2.500 dolar AS ke Amerika Serikat, Jumat (28/8/2026). Pelepasan ekspor tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Owner PT Srikandi Aquarium, I Ketut Sukandi, mengatakan usaha budidaya sekaligus ekspor koral telah dijalankannya sejak 2011. Selama sekitar 15 tahun, koral hasil budidayanya telah dikirim ke pasar di sekitar 20 negara yang tersebar di tiga benua.
“Kami mulai ekspor sejak 2011. Sampai sekarang sudah sekitar 20 negara yang menjadi tujuan ekspor,” ujar Sukandi.
Sukandi menegaskan koral yang dikirim ke pasar internasional seluruhnya merupakan hasil budidaya. Koral tersebut bukan diambil langsung dari alam.
Budidaya dilakukan di fasilitas pembudidayaan yang berada di Jalan Situbondo-Banyuwangi, Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Saat ini, PT Srikandi Aquarium membudidayakan sekitar 29 jenis koral.
Dalam setahun, produksi koral mencapai sekitar 80 ribu koloni atau biji koral. Seluruh hasil produksi tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
“Produksi kami sekitar 80 ribu biji koral dalam satu tahun,” katanya.
Sukandi mengatakan pihaknya belum melayani penjualan koral hidup untuk pasar domestik. Tingginya permintaan dari pasar luar negeri membuat seluruh produksi masih difokuskan untuk ekspor.
Pengiriman dilakukan secara berkala, yakni sekitar setiap delapan hingga 10 hari sekali. Dalam sebulan, nilai ekspor koral rata-rata mencapai sekitar 25 ribu dolar AS.












