Kerap Dibully Anak Yatim, Seorang Bocah di Banyuwangi Gantung Diri, Polisi : Stop Bullying Mulai Sekarang!

by -1274 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Polisi mendatangi rumah korban

Banyuwangi, seblang.com – Kerap dibully sebagai anak yatim, MR (11), seorang pelajar di Banyuwangi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Peristiwa tersebut terjadi di rumahnya, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Senin (27/2/2023) sore.

Saat ditemukan, MR tergantung di dapur. Diduga korban mengalami depresi akibat sering mengalami perundungan oleh teman sebayanya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Agus Winarno, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Iptu Agus mengatakan, korban diduga mengalami depresi karena kerap dirundung oleh teman sebayanya. Korban pun mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban selalu mengeluh sering diolok-olok temannya kalau anak yatim tidak punya bapak. Dan setiap pulang ke rumah selalu menangis dan dongkol,” kata Iptu Agus.

Untuk itu, lanjut Agus, atas peristiwa tersebut pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya bullying, baik secara verbal fisik ataupun sosial di dunia maya ataupun nyata. Pasalnya, korban bullying menjadi tidak nyaman, sakit hati dan tertekan.

“Selain dapat merugikan korban perundungan, perbuatan bullying juga dapat merugikan diri sendiri karena bisa  terkena jerat hukum pidana,” ujar Agus.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *