Jember, seblang.com – Serangan hama burung pipit atau emprit membuat sejumlah petani padi di wilayah Kabupaten Jember resah.
Pasalnya, ribuan burung emprit dalam kurun waktu seminggu belakangan menyerang ratusan hektar sawah tanaman padi di wilayah Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, Jember.
Sehingga adanya serangan hama ini tersebut petani padi khawatir akan mengalami gagal panen.
“Burung-burung emprit ini menyerang tanaman padi yang sudah agak menguning,” ucap Ketua Kelompok Tani Margomulyo Maryono, Kamis (18/7/2024).
Dalam sehari, serangan hama burung emprit itu, lanjut Maryono, terjadi hingga dua kali.
“Untuk serangan pertama saat pagi hari kisaran pukul 08.00 – 10.00 WIB, dan kedua saat sore jelang magrib sekitar pukul 14.00 – 17.00 WIB. Para petani akhirnya selalu waspada dan berjaga untuk mengusir hama ini,” ujarnya.
“Dengan kejadian ini kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Karena selama ini, kami hanya swadaya menghadapi hama ini,” sambungnya.










