“Kita ini sekarang tindakannya tidak ada tilang akan tetapi dengan cara Pre-emtif edukatif dan spiritual. Usai doa bersama, kami berikan tali asih berupa sembako. Ya dengan kesadaran mereka agar taat berlulintas,” jelasnya.
AKP Roni menambahkan, ikhtiar ini dengan harapan bisa membuahkan hasil masyarakat teredukasi dengan baik, bisa tertib berlalulintas dan mampu menekan tingginya angka laka lantas di kota Probolinggo.
“Kami punya keyakinan, siapa yang berjuang dengan sepenuh hati / keikhlasan, pasti Tuhan akan memberi jalan,” tambahnya.
” Jangan memaksakan kehendak yang bisa mengakibatkan terjadinya laka Lantas. Itu hanya akan merugikan semua pihak baik pribadi dan orang lain utamanya keluarga,”pungkasnya. (*)












