Gubernur Khofifah Apresiasi SMAN 1 Dampit Malang Siap Jadi Role Model Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah

by -16 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Gubernur Khofifah berkeliling Kebun Edukatif SMAN 1 Dampit Malang

Surabaya, seblang.com
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di SMAN 1 Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (31/10). Program SIKAP sendiri awalnya disebut School Food Care (SFC) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Dalam perjalanannya, SMA/SMK Negeri di Jawa Timur sangat antusias dan bergerak cepat dalam mengadopsi program SFC ini, lahan milik sekolah yang dulunya sebagai tempat sampah diubah menjadi lahan produktif melalui program SFC yang sekarang dikenal dengan sebutan SIKAP.

Gubernur Khofifah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai dan Kepala Sekolah SMAN 1 Dampit Yudi Krisdianto, berkeliling di area seluas kurang lebih empat hektare yang telah disulap menjadi kebun edukatif berisi ratusan jenis tanaman pangan dan hortikultura. Bahkan dalam kesempatan itu Gubernur Khofifah mencoba makan Buah Rukem.

Mulai dari blonceng, pisang, alpukat, tomat, kentang, bayam Brazil, kacang panjang, kangkung, cabai, terong, durian, sukun hingga talas Bentoel, semuanya tumbuh subur di bawah pengelolaan siswa dan guru.

Pupuknya dibuat sendiri dan diolah sendiri dari berbagai daun-daun dan juga pengelolahan secara alami sehingga pupuk yang digunakan untuk tanaman semuanya organik. Tak hanya itu, di area tersebut juga terdapat kolam ikan lele yang menjadi bagian integral dari sistem SIKAP.

“Saya kagum dengan lahan pertanian di sini. Total ada 300 jenis sayur dan buah. Betapa para siswa sangat bersemangat mengembangkan SIKAP dengan tanaman lokal negeri ini,” ujar Gubernur Khofifah.

“Untuk itu saya mengajak sekolah selain menanamkan kecerdasan intelektual anak-anak ditanamkan bila karakter dan juga cinta terhadap alam termasuk bagaimana mereka bisa berkreasi dan inovatif bersama guru mengembangkan proses pembelajaran berbasis alam atau tanaman,” jelasnya.

Sambil meninjau area kebun dan kolam ikan, Gubernur Khofifah tampak antusias saat memetik langsung beberapa hasil panen. Ia juga memberi masukan agar kolam ikan diperluas agar dapat menampung lebih banyak ikan dengan ukuran bervariasi.

“Kolam diperbesar supaya lebih banyak menampung beragam ukuran ikan lele,” imbuhnya.

Setelah selesai meninjau lahan pertanian di SMAN 1 Dampit, Khofifah mengatakan bahwa upaya yang dilakukan kepala sekolah, guru, dan siswa-siswi SMAN 1 Dampit mendukung salah satu program Presiden Prabowo Subianto, yakni ketahanan pangan.

“Di SMA/SMK sudah diinisiasi SIKAP. Kita ingin ini menjadi bagian yang ikut menyukseskan program Presiden dan Wakil Presiden terkait ketahanan pangan,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, ketahanan pangan tidak hanya tumbuh di lahan-lahan luas dan jumlah petani besar, melainkan dari sekolah juga bisa menanam berbagai macam jenis sayur dan buah-buahan. Artinya, dari SMA inovatif memiliki konsen menguatkan ketahanan pangan sesuai program Astacita Presiden Prabowo.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo