“Senang sekali diberi panggung bagus untuk bisa tampil di hadapan orang-orang. Hobi saya memang menari, semoga kelak besar tetap bisa menekuni seni tari,” ungkap salah satu peserta, Siva Nadia Putri.
Sementara itu, antusiasme juga datang dari para orang tua. “Melihat bakat anak saya tersalurkan ini bikin kami bangga. Ini juga ajang menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak,” kata Jumenah, salah satu wali murid.
Bupati Ipuk menambahkan, Festival Padhang Ulanan akan digelar hingga akhir tahun dengan tema berbeda di setiap kecamatan, menyesuaikan dengan akar budaya setempat. Ia berharap, kegiatan ini mampu melahirkan talenta-talenta seni baru yang kelak menjadi penerus budaya Banyuwangi.
Selama ini, Banyuwangi dikenal konsisten menghadirkan berbagai atraksi seni dan budaya, seperti Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Gandrung Sewu, dan Festival Band Pelajar, sebagai upaya menjaga eksistensi budaya sekaligus mewadahi potensi generasi muda.











