Ditanya soal peran pemerintah terkait pengembangan ekonomi kreatif apakah diperlukan?
“Ini PR besar kita, artinya Gekrafs harus mendorong kolaborasi yang lebih optimal dengan pemangku kebijakan. Karena suka tidak suka, kita harus berjalan beriringan. Potensi-potensi yang ada jauh, lebih terbuka lebar saat kolaborasi itu dihadirkan. Jadi saya yakin Gekrafs Jember bisa mendorong peluang kerjasama yang lebih optimal,” tandasnya.
Senada dengan yang disampaikan oleh Ketua DPP Gekraf Kawendra Lukistian, Ketua DPC Gekrafs Jember Achmad Fauzi menyampaikan. Bahwa dibutuhkan dukungan dari pemerintah sebagai pemangku kebijakan, untuk menguatkan iklim ekonomi kreatif.
“Nah dengan ini, harapannya anak-anak ini didukung paling simple mungkin lewat sertifikasi, pertemuan-pertemuan, dan mungkin peran dari Dispar dari bidang ekraf nya yang belum tampak. Terlebih kita undang hari ini, juga tidak datang,” ungkapnya.
Namun demkian menurut Fauzi, dibutuhkan adanya perhatian dari pemerintah sebagai pemangku kebijakan untuk memberikan perhatian.
“Sehingga nantinya para pelaku ekraf ini bisa bergerak secara sporadis. Serta secara mandiri mampu mengembangkan ekonomi kreatif di Kabupaten Jember,” pungkasnya./////////











