“Jika perlu diagendakan secara rutin. Saya sudah melakukan tes urine dan hasilnya tadi langsung keluar, Alhamdulillah negatif,” tutur Pras.
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Situbondo, Iliyin, menjelaskan bahwa tes urine massal tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD dalam merespons aspirasi dan desakan masyarakat.
“Kegiatan ini kami lakukan atas permintaan masyarakat Situbondo dan dimulai hari ini hingga besok. Seluruh anggota DPRD wajib ikut untuk mengembalikan kepercayaan publik. Hanya satu anggota yang tidak hadir karena sedang menjalani rehabilitasi,” jelas Iliyin.
Iliyin menambahkan, surat pemanggilan untuk mengikuti tes urine telah dilayangkan kepada seluruh anggota dewan. Pada hari pertama, sekitar 20 anggota DPRD mengikuti pemeriksaan, sedangkan anggota lainnya dijadwalkan menjalani tes pada Selasa (13/10/2026).
Sebagian anggota dewan belum mengikuti pemeriksaan pada hari pertama karena sedang berada di luar daerah untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek).
Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Situbondo, Iptu Tatang Purwohadi, menegaskan bahwa pihak kepolisian hadir untuk mendampingi dan mengawasi jalannya pemeriksaan agar berlangsung transparan dan akuntabel.
“Kami hanya memantau dan mengawasi jalannya kegiatan tes urine yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dari hari Senin sampai Selasa. Untuk hasilnya nanti akan disampaikan dan diumumkan secara tertulis oleh Dinas Kesehatan,” pungkasnya.//////












