Banyuwangi, seblang.com – Di Banyuwangi ada sebuah kampung yang memproduksi cobek dari batu, yakni sebuah piring dari batu atau tanah untuk menggiling cabai dan sebagainya yang kebanyakan dibuat sambal atau bumbu masakan.
Tempat tersebut ada di Desa gambiran dusun Krajan 2 kecamatan Gambiran Banyuwangi. Jika Anda berkunjung ke sana, dari jarak jauh sudah terdengar dentuman benda tajam membelah batu-batu kali bahkan juga batu dari bukit
Dari jalanan kampung tersebut banyak dijumpai tumpukan-tumpukan batu yang nantinya akan digunakan membuat Cobek.

Produksi ini merupakan cobek asli berbahan batu dari jenis batu pasir tanpa menggunakan campuran semen. Meskipun hampir sama, Namun yang membedakan adalah ketahanannya. Cobek semen pasir jika digunakan terus menerus selama beberapa bulan permukaan cobek akan menjadi halus dan licin sehingga akan sulit digunakan lagi. Sedangkan cobek dari batu lebih awet meskipun digunakan terus menerus.
Salah satu pengrajin cobek yakni Munaji Rt1/2 dusun krajan 2 desa Gambiran mengatakan jika dirinya mewarisi keahlian dari keluarganya, dalam sehari dia mampu membuat 5-6. Untuk bahan baku, banyak warga kampung tersebut yang membelinya dari penggali pasir dengan harga Rp400.000 per mobil pick-up.












