“Peserta Gandrung Sewu tahun ini sangat cepat adaptasi dan mempelajari pola dan gerak tari sehingga kami juga tidak terlalu kesulitan saat mengarahkan,” kata Suko.
Dia juga menyampaikan beberapa peserta dari luar daerah ikut berpartisipasi memeriahkan Gelaran Gandrung Sewu 2026, antara lain dari; Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bangkalan, Malang dan Blitar.
Latihan yang berlangsung hari itu merupakan latihan gabungan perdana setelah sebelumnya para penari Gandrung latihan secara terpisah di masing-masing wilayah. Latihan gabungan ini akan kembali digelar pada Sabtu (10 Oktober 2026) mendatang dalam upaya mematangkan persiapan.
Salah seorang penari asal MTSn 1 Kota Malang, Ardra Sachio Valerian Marenda mengaku baru pertama kali mengikuti Gandrung Sewu dan sangat terkesima.
“Saya sangat terkesima dengan para penari Gandrung. Meskipun berlatih sampai malam, namun masih sangat bersemangat. Ini yang membuat saya takjub dengan teman-teman penari di Banyuwangi,” ujar Valerian.











