Bupati Malang Tegaskan Peran Sekolah Cegah Kenakalan Remaja dan Pernikahan Dini

by -17 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Malang, H.M Sanusi saat diwawancara awak media usai pembukaan sosialisasi MKKS SMP Swasta se Kabupaten Malang


Bupati Malang H.M Sanusi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya, Forkopimcam Bululawang dan seluruh kepala sekolah SMP swasta se kabupaten Malang

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kabupaten Malang, Manan Supriadi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membekali para kepala sekolah agar memiliki pemahaman dan strategi yang sejalan dalam melakukan pembinaan di satuan pendidikan masing-masing.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal kepada Bapak dan Ibu Kepala Sekolah agar mampu menerapkan langkah-langkah konkret di sekolahnya, khususnya dalam menanggulangi persoalan moral peserta didik,” ujar Manan.


Ia mengakui bahwa kenakalan remaja dan pernikahan dini masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Malang. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah daerah, serta lembaga terkait seperti Pengadilan Agama dan kepolisian untuk memberikan edukasi dan pendampingan yang tepat kepada siswa.

“Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang utuh, bukan hanya larangan, tetapi juga edukasi tentang dampak sosial, psikologis, dan masa depan mereka. Setelah kegiatan ini, kami mendorong setiap sekolah membentuk tim pembinaan yang melibatkan guru BK, wali kelas, serta unsur terkait lainnya,” jelasnya.

Manan juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan akhlak. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus diiringi penguatan nilai keimanan dan moral agar peserta didik tidak kehilangan jati diri.

“Sesuai tema kegiatan, harapan kami anak-anak Kabupaten Malang tidak hanya unggul dalam IPTEK, tetapi juga memiliki iman dan akhlak yang kuat. Keseimbangan inilah yang akan melahirkan generasi yang tangguh dan berdaya saing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Manan menegaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan agenda nasional dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

“Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari ikhtiar besar untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas, sebagaimana menjadi cita-cita Presiden Republik Indonesia,” tandasnya.

Melalui sosialisasi dan pembinaan ini, diharapkan seluruh SMP swasta di Kabupaten Malang semakin aktif menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan responsif terhadap persoalan sosial remaja. Dengan kolaborasi yang kuat, sekolah diharapkan mampu menjadi benteng utama dalam menjaga masa depan generasi muda.

Kegiatan strategis tersebut diikuti puluhan kepala SMP swasta dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, perwakilan TNI dan Polri, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya sebagai wujud konsolidasi lintas sektor dalam membangun sistem pembinaan peserta didik yang berkelanjutan.////////

iklan warung gazebo