“Sering-seringlah menemui masyarakat. Cek apa permasalahannya, dan segera carikan solusinya. Jangan hanya menunggu ada laporan, baru bergerak,” ujarnya.
Ipuk kemudian mengingatkan adanya tujuh persoalan sosial yang harus menjadi perhatian pemerintah desa. Persoalan itu meliputi anak putus sekolah, warga miskin yang kelaparan, persoalan gizi ibu hamil dan balita, rumah tidak layak huni, warga miskin yang sakit tetapi tidak mampu berobat, tata ruang desa, serta persampahan.
Dia meminta tujuh persoalan tersebut ditangani dengan cepat ketika ditemukan di tengah masyarakat.
“SOP-nya, bila ditemukan tujuh kasus di atas, kades wajib menyelesaikannya sebelum empat jam. Segera koordinasi dengan camat dan dinas terkait agar bisa segera ditangani,” tegas Ipuk.
Selain pelayanan masyarakat, Ipuk meminta Jainu mulai membangun pola kerja yang responsif sejak awal masa jabatannya.
Desa Setail sendiri akan kembali menghadapi agenda Pilkades serentak pada Oktober 2027. Desa tersebut termasuk dalam 130 desa di Banyuwangi yang dijadwalkan mengikuti pemilihan kepala desa serentak.////////












