“Pendidikan di Sekolah Rakyat ini tidak boleh hanya menekankan pada prestasi akademik semata. Yang tidak kalah penting dan menjadi fondasi utama adalah pembentukan karakter serta akhlak anak-anak kita. Berikan perhatian kepada mereka 24 jam karena hari-hari mereka berada di sekolah ini,” tegasnya.
Ipuk juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan pendamping yang terlibat dalam keseharian siswa. Menurutnya, peran mereka penting untuk membantu anak-anak berkembang selama tinggal dan belajar di sekolah tersebut.
“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh seluruh pengurus Sekolah Rakyat kepada anak-anak kami. Semoga semua perhatian, pendampingan, waktu dan tenaga yang tercurah berbuah pahala dan kebaikan bagi Bapak Ibu semua,” imbuh Ipuk.
Dalam kunjungan itu, Ipuk turut melihat sejumlah fasilitas sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektare. Lahan tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi dilaporkan telah mencapai lebih dari 90 persen dan sebagian sudah digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Fasilitas yang tersedia di antaranya gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP dan SMA, ruang kelas digital, laboratorium bahasa, biologi dan komputer, serta perpustakaan.
Sekolah tersebut juga dilengkapi asrama putra dan putri untuk masing-masing jenjang, lapangan olahraga berstandar nasional, gedung serbaguna, tempat ibadah, layanan kesehatan, fasilitas bagi guru hingga guest house.
Ipuk berharap berbagai fasilitas tersebut dapat mendukung siswa untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi akademik, sekaligus membangun karakter selama menempuh pendidikan.////












