Banyuwangi, seblang.com – Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) kembali beroperasi penuh dengan konsep baru yang mengedepankan pengalaman fine dining di kawasan Pantai BOOM Marina, Banyuwangi.
Berada di kawasan pesisir yang strategis, restoran ini menawarkan perpaduan kuliner premium dengan panorama deretan kapal yacht internasional berlatar Gunung Ijen. Konsep tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan maupun pebisnis yang berkunjung ke Banyuwangi.
Manager BIYC, Donna A, mewakili Direktur BIYC, Andrew Fadeev, mengatakan BIYC kini memasuki fase pertumbuhan baru. Hal ini ditandai dengan pembaruan program kuliner, penguatan operasional, serta meningkatnya minat terhadap pengembangan kawasan maritim BOOM Marina.
“BIYC memasuki fase pertumbuhan baru dengan program kuliner yang diperbarui dan kinerja operasional yang diperkuat,” ujar Donna, Minggu (29/3/2026).
Bangunan BIYC sendiri merupakan hasil revitalisasi dari gedung lama yang kini tampil elegan. Desainnya memadukan arsitektur kolonial Belanda dengan sentuhan modern tropis, menciptakan suasana eksklusif namun tetap nyaman.
Restoran ini menghadap langsung ke dermaga ponton tempat kapal layar dari berbagai negara seperti Australia, Prancis, hingga Amerika bersandar. Suasana tersebut menghadirkan pengalaman layaknya berada di marina internasional.
Dari sisi kuliner, BIYC menyajikan menu Italian-Western yang dipadukan dengan sentuhan Asian fusion. Kehadiran chef baru turut memperkaya variasi hidangan yang ditawarkan.
Menurut manajemen, performa bisnis BIYC juga menunjukkan tren positif. Saat ini, omzet tercatat sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata pada periode manajemen sebelumnya.
“Peningkatan ini seiring dengan kepercayaan publik yang terus tumbuh,” kata Donna.
Tidak hanya fokus pada operasional restoran, BIYC juga mulai menjajaki peluang investasi strategis di kawasan BOOM Marina. Rencana tersebut mencakup pengembangan sektor maritim yang lebih luas di Banyuwangi.
Salah satu wacana yang tengah dikaji adalah pembangunan galangan kapal hasil kerja sama Rusia-Indonesia, yang ditujukan untuk mendukung produksi kapal feri antarpulau.
Manajemen BIYC menilai peluang ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sektor maritim Banyuwangi dalam jangka panjang.
“Kami melihat ini sebagai peluang besar untuk pengembangan kawasan dan industri maritim ke depan,” ujar Donna.










