Banyuwangi Siapkan 150 Takmir Masjid Jadi Penggerak Ekonomi UMKM Lewat Affiliate

by -7 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Pelatihan menghadirkan Anggrita Putra Utama dan Muhammad Tristan Azaria dari Masjid Affiliate Al-Kahfi Bandung. Masjid tersebut telah mengembangkan usaha dengan omzet lebih dari Rp 1 miliar.

Bramuda menjelaskan, model Masjid Affiliate diarahkan untuk membangun jaringan pemasaran produk UMKM di sekitar masjid. Dengan pendekatan tersebut, masjid tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan, tetapi juga berperan dalam mempertemukan potensi usaha masyarakat dengan peluang pasar.



Penguatan jaringan ekonomi itu diharapkan membantu pelaku UMKM memperluas penjualan, mengembangkan bisnis, serta memperoleh akses pembiayaan yang lebih aman.

Pemkab Banyuwangi juga menyoroti pentingnya perlindungan pelaku usaha kecil dari praktik pembiayaan berisiko, termasuk pinjaman online ilegal dan rentenir.

“Masjid diharapkan tidak sekadar tempat salat, tapi tempat mencari solusi kerakyatan. Termasuk membantu UMKM membebaskan diri dari jeratan pinjaman online ilegal maupun bank plecit,” tegas Bramuda.

Ketua Takmir Masjid Besar Attaqwa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Umar Sugianto, menilai pelatihan tersebut dapat memperluas wawasan pengurus masjid dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pelatihan ini sangat membantu sekali, bagaimana menambah pengetahuan pengurus masjid sekaligus memperluas jejaring untuk membantu pelaku usaha di lingkungan sekitar masjid,” kata Umar.

Program Masjid Affiliate digelar melalui sinergi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Banyuwangi, dengan dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banyuwangi, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).///////////

iklan warung gazebo