“Ini semua berkat kolaborasi. Hasilnya Insya Allah bermanfaat bagi warga Banyuwangi,” kata Ipuk.
Sementara itu, Letkol (Arh) Joko Sukoyo menegaskan penghargaan ini menjadi catatan penting menjelang akhir masa jabatannya sebagai Dandim 0825 Banyuwangi. Saat ini ia telah dipercaya menjabat sebagai Pabandya-2/PNB dan BLU Spaban V/Lakgar Srenaad di Mabes AD.
Selama pelaksanaan TMMD ke-125 yang berlangsung sebulan, mulai 23 Juli hingga 21 Agustus, TNI bersama Pemkab Banyuwangi dan warga setempat membangun jembatan di Desa Seneporejo, jalan cor beton, saluran irigasi, MCK, rumah tidak layak huni, sumur bor, hingga infrastruktur penunjang lainnya.
“Berkat kerja keras bersama, Alhamdulillah Banyuwangi mampu bersaing dengan lebih dari 50 Satgas TMMD se-Indonesia. Mudah-mudahan ini menjadi kenangan terakhir saya untuk masyarakat Banyuwangi,” ujar Joko.











