Sementara itu, Graceylla Alleynadyne Claudya Pesik, siswi kelas 8 SMPN 5 Banyuwangi, berhasil meraih Juara 1 kategori Mendongeng. Ia menampilkan cerita berjudul Arak-arakan Kembang Ndog yang menceritakan tradisi perayaan Maulid Nabi masyarakat Using.
“Senang bisa menang lomba Bahasa Using, apalagi banyak teman yang dukung,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menuturkan, para juara festival akan dikirim untuk mewakili Banyuwangi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Sejak 2023, peserta dari Banyuwangi selalu menorehkan prestasi di tingkat provinsi dan bahkan mewakili Jawa Timur di tingkat nasional,” ujarnya.
Atas konsistensi dalam menjaga bahasa daerah, Banyuwangi telah dua kali menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) tahun 2024 dan 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Banyuwangi menjaga eksistensi Bahasa Using melalui jalur pendidikan.//////











