Menurutnya, program bantuan pangan ini bertujuan menjaga ketersediaan sekaligus stabilitas harga, khususnya beras dan minyak goreng. Penyaluran pada periode ini juga difokuskan untuk mengantisipasi lonjakan harga saat hari besar keagamaan nasional.
“Diharapkan program ini dapat menekan kenaikan harga pangan di Banyuwangi,” ujarnya.
Dwiana menambahkan, terdapat perubahan dalam petunjuk teknis (juknis) penyaluran bantuan kali ini, terutama terkait persyaratan kartu keluarga. Hal tersebut berdampak pada proses verifikasi dan penginputan data yang membutuhkan waktu lebih lama.
“Proses pengecekan dan penginputan sistem memang sedikit lebih panjang karena adanya penyesuaian juknis,” pungkasnya. (*)










