Kapal Tambahan hingga Dermaga Bulusan Disiapkan untuk Atasi Macet Ketapang

by -10 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Pemerintah bersama sejumlah instansi menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi kepadatan kendaraan di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Penambahan kapal hingga optimalisasi Dermaga Bulusan menjadi opsi yang dibahas untuk menambah kapasitas layanan penyeberangan.

Salah satu langkah yang disiapkan yakni mendatangkan KMP Jatra. Kapal tersebut memiliki kapasitas sekitar 120 kendaraan dan dijadwalkan hadir di Banyuwangi.



Selain penambahan kapal, tim teknis akan melakukan survei di Dermaga Bulusan. Survei dilakukan untuk melihat kondisi dan kesiapan fasilitas tersebut apabila nantinya dioperasikan sebagai alternatif layanan penyeberangan.

Langkah tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Command Center Polresta Banyuwangi, Senin (7/9/2026). Rapat dipimpin Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan dan dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI, ASDP, Pelindo, Dinas Perhubungan, KSOP, KPLP serta instansi terkait.

Kepadatan kendaraan di kawasan Ketapang dalam beberapa waktu terakhir sempat mengular hingga belasan kilometer. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada waktu tempuh, tetapi juga mengganggu distribusi logistik.

Antrean panjang membuat kendaraan angkutan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyeberang. Kondisi ini juga berdampak terhadap biaya operasional angkutan dan berpotensi menghambat kendaraan yang membutuhkan penanganan prioritas.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah tingginya volume kendaraan yang belum sepenuhnya diimbangi kapasitas pelayanan penyeberangan. Di sisi lain, sejumlah fasilitas dermaga masih menjalani peningkatan dan revitalisasi.

Karena itu, penanganan kepadatan tidak hanya dilakukan melalui rekayasa lalu lintas. Penambahan kapasitas kapal dan optimalisasi fasilitas pelabuhan turut disiapkan.

ASDP menyiapkan tambahan kapal berkapasitas besar untuk mempercepat pergerakan kendaraan. Dermaga LCM juga dioptimalkan untuk kendaraan logistik.

Pola operasi kapal dan pengaturan arus kendaraan menuju kawasan pelabuhan akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan di lapangan.

Di sisi darat, Polresta Banyuwangi melakukan rekayasa lalu lintas dan membentuk tim urai. Personel ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi penumpukan kendaraan.

Penanganan juga diperkuat personel bantuan dari Polda Jawa Timur. Sejumlah kantong parkir dimanfaatkan sebagai buffer zone sebelum kendaraan diarahkan menuju kawasan pelabuhan.

iklan warung gazebo