Isi Liburan Sekolah Anak-Anak di Jember Eksplorasi dengan Alam dan Pengembangan Diri

by -113 Views
Girl in a jacket

Jember, seblang.com – Belasan anak-anak berusia mulai dari 5-13 tahun, mengisi libur sekolahnya dengan cara mengeksplorasi dengan alam.

Melalui kegiatan yang bertemakan ‘Dolan Bareng’ (Persahabatan anak dan alam), anak-anak diberikan ruang khusus. Sekaligus bisa merasakan makna liburan yang sedikit berbeda.

iklan aston

Ketua Panitia Even ‘Dolan Bareng’ Gunawan Trip menyampaikan adanya kegiatan tersebut memberikan ruang untuk mengeksplorasi dengan alam, dan pengembangan diri kepada anak-anak dalam momen libur sekolah.

“Biasanya selama ini anak -anak selalu menghabiskan liburannya mungkin lebih banyak dengan kegiatan gadgetnya. Nah kali ini kita berupaya untuk mencoba memberi ruang alternatif lain kepada anak-anak untuk merasakan bermain tanpa gadget. Jadi bermain menyatu dengan alam,” ucap Gunawan Trip saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Taman Nara Bestari, Kecamatan Patrang, Kamis (11/7/2024).

“Kali ini kita berupaya mencoba memberikan ruang alternatif kepada anak -anak untuk merasakan bermain tanpa gadget. Jadi tadi mereka dilatih bermain kolase (karya seni rupa), media tanah lempung, dan bermain mainan tradisional. Nanti hasil karya kolase dan tanah lempung, mereka akan menceritakan kepada kami, alasan kenapa membuat karya seperti itu ,” sambungnya.

Kegiatan tersebut sengaja mengambil tema bersahabat dengan alam, karena untuk melatih sensor motorik halus maupun kasarnya. Supaya nantinya kemampuan kreativitasnya selalu terasah.

“Bermain langsung diluar rumah dengan menyentuh sesuatu yang tidak ada di ruang kelas, tadi anak-anak memulai dengan bermain kolase. Mereka mencari medianya dari bahan yang ada di sekitarnya. Tidak boleh memetik bunga, tidak boleh memetik daun. Tapi, boleh memanfaatkan daun dan bunga yang jatuh, atau mungkin sampah-sampah plastik yang ada di sekitar taman. Kemudian dimanfaatkan menjadi susunan pola bergambar,” ulasnya.

Sedangkan untuk peserta yang mengikuti even Dolan Bareng itu, jumlahnya kurang lebih 15 anak. Usianya beragam, mulai dari SD hingga SMP.

“Kegiatan ini baru pertama kali kami adakan, tapi ini menjadi pemicu yang nantinya kita akan membuat kegiatan yang lebih besar lagi. Insyaallah temanya tetap isu lingkungan, yaitu konservasi terhadap kunang-kunang. Mudah-mudahan bulan November, kita bisa menyelenggarakan pekan kunang-kunang kebudayaan. Salah satu tajuknya adalah memberi ruang untuk anak-anak pada festival dolanan,” ungkapnya.

“Itu yang masih kita rancang, dan semoga ini menjadi awal untuk anak-anak mendapatkan ruangnya kembali,” pungkasnya.

Terpisah, salah seorang peserta Dolan Bareng Ravanda Hanindia mengaku senang bisa belajar sekaligus bermain dan menyatu dengan alam.

“Asik bisa bermain dengan teman-teman di sawah. Tadi sempat jatuh, tapi seru,” ucap Ravanda Hanindia.

“Tadi juga bermain tanah lempung, membuat karya piring dan gelas. Juga buat kolase, dari sampah-sampah daun dan ranting. Pokoknya seru banget,” tutupnya.//////

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.