Geng Motor Sakura Serang Tiga Pemuda di Kota Madiun, Tiga Orang Masuk RS 

by -3201 Views
Foto terduga kelompok geng motor sakura saat pesta tasyakuran di salah satu cafe di Kota Madiun Foto : Istimewa
Girl in a jacket

Madiun, seblang.com – Kejadian penyerangan yang dilakukan oleh komunitas Sakura terhadap tiga orang pemotor di jalan Yos Sudarso Kota Madiun pada Minggu dini hari 19/05/2024 lalu, mengakibatkan tiga orang pemuda mengalami patah tulang, wajah terluka dan sobek diperutnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh AKP Sujarno Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, jika malam tersebut terjadi tawuran yang melibatkan warga dengan sekelompok geng motor Sakura.

--

“Sabar ya, kita masih memintai keterangan kepada semuanya,karena semua yang terlibat  mengetahui dan kita anggap ada keterkaitanya dalam peristiwa tersebut.”

Kejadian berawal ketika ada sekitar 100 orang dari komunitas geng motor Sakura melakukan tasyakuran di Cafe Sugar Deddy di jalan Yos Sudarso 55 Kota Madiun.  Dengan diiringi hiburan music yang dipandu oleh seorang DJ pada Sabtu malam jam 23:00 WIB 19/5/23.

Selesai acara, rombongan geng motor keluar dari Cafe Sugar Deddy diduga dalam kondisi mambuk, kemudian melakukan penyerangan terhadap dua orang yang berboncengan naik sepeda motor saat melintas di hadapannya.

Dua korban mengalami patah tulang kaki setelah berkali kali dilindas oleh motor terduga pelaku, sedangkan temannya dipukul mengunakan balok tepat diwajahnya.

Dilansir dari Suaraindonesia.co.id , media tersebut mendatangi RSUD Sogaten Madiun dan bertemu dengan ketiga korban. D iantaranya R (14) patah tulang kaki warga Kota Madiun, AZ (19) luka bagian perut warga jalan Temulawak kelurahan Ngegong Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, GAP (20) Luka di wajah Warga Desa Sumberejo Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan.

“Saya ditabrak motornya, hingga kaki saya patah. Mereka kurang lebih ada sekitar 100 orang saat melintas,” ungkap salah satu korban.

Sementara itu, salah satu korban lagi kondisinya sobek di pinggang dan perutnya, diduga akibat sabeten senjata tajam. Kini ketiganya mengalami luka cukup serius dan dirawat di Rumah Sakit tersebut.

Tidak hanya korban fisik, para komunitas geng Sakura juga merusak fasilitas warung milik warga di jalan Kalasan Patihan dengan kerugian mencapai 2 juta rupiah.

“Kita sudah mengantongi beberapa nama untuk dimintai keterangan, namun sayang. Sampai sekarang orangnya tidak berada dirumahnya, tapi kita upayakan untuk terus mencarinya sampai dapat,” terang penyidik Polres Madiun Kota. Penulis : Puguh Setiawan Sumber : Suaraindonesia.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.