Bupati Ipuk Fiestiandani Perpanjang Kontrak 2.131 PPPK di Banyuwangi

by -1840 Views
Bupati Ipuk saat penyerahan SK Perpanjangan Kontrak PPPK di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (28/3/2024)
Girl in a jacket

Banyuwangi, seblang.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memperpanjang kontrak 2.131 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ipuk meminta para tenaga PPPK berbagai bidang di Lingkungan Pemkab Banyuwangi ini untuk bekerja lebih keras.

“Meskipun dihadapkan dengan keterbatasan fiskal daerah, kami tetap mempertimbangkan perpanjangan kontrak PPPK guna meningkatkan kinerja dalam program pembangunan Banyuwangi. Kami berharap agar para PPPK yang telah diangkat dapat bekerja keras bersama kami untuk menyelesaikan masalah pembangunan,” kata Bupati Ipuk saat penyerahan SK Perpanjangan Kontrak PPPK di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (28/3/2024).

Tenaga PPPK yang menerima perpanjangan kontrak tersebut berasal dari formasi tahun 2021, dan telah menjalani kontrak kerja selama dua tahun yang kini diperpanjang selama tiga tahun ke depan.

“Saya juga mengajak para PPPK untuk bersyukur atas kesempatan ini. Masih ada ribuan honorer yang belum diangkat. Kami berharap agar PPPK terus meningkatkan kinerjanya. Saya membutuhkan ASN yang bekerja keras dan tidak banyak mengeluh untuk membantu percepatan penanganan program-program pemkab, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” tambah Bupati Ipuk.

Ipuk juga meminta dukungan semua pihak untuk mendukung program-program pembangunan pemkab, termasuk dalam menangani masalah kemiskinan yang menjadi prioritas utama Banyuwangi.

“Teman-teman PPPK kami libatkan dalam berbagai upaya penanganan kemiskinan, dan itu akan menjadi pertimbangan dalam perpanjangan kontrak,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, menjelaskan bahwa jumlah PPPK yang lolos seleksi pada formasi 2021 sebanyak 2.136 orang, namun hanya 2.131 orang yang mendapatkan SK perpanjangan kontrak.

“Ada lima orang yang tidak kami perpanjang kontraknya, di antaranya satu orang meninggal dunia, dua orang pensiun, dan dua orang masih terlibat kasus hukum,” terang Ilzam.

Ribuan penerima SK perpanjangan kontrak tersebut terdiri dari PPPK bidang guru, teknis, dan kesehatan, dengan hampir 85 persen dari mereka adalah tenaga guru. Mereka telah menjalani kontrak kerja selama dua tahun yang berakhir pada Februari 2023.

“Saat ini kontrak mereka diperpanjang selama tiga tahun hingga 2026 mendatang, dan terdapat kenaikan gaji berkala setiap dua tahun,” tambah Ilzam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.