Katak “Porang” Komoditi Bernilai Ditengah Pandemi

by -548 Views

Madiun, seblang.com – Katak adalah binatang amfibi pemakan serangga yang hidup di air tawar dan daratan, berkulit licin, berwarna hijau atau merah kecokelat-cokelatan, kaki belakang lebih panjang, pandai melompat dan berenang. Saat ini ‘katak’ sedang populer dikalangan petani. Namun bukan katak jenis hewan yang dimaksud diatas, melainkan katak dari tanaman, yaitu porang.

Katak hijau (hewan) umumnya diolah menjadi makanan, yakni swike. Oleh karena itu yang laku hanyalah katak berukuran besar. Berbeda dengan ‘katak’ porang. Tidak harus besar untuk memiliki nilai jual. Bahkan semakin kecil ukurannya, semakin tinggi harga per kilonya.

Salah seorang penghobi porang memaparkan harga katak saat ini. Bervariasi, mulai dari 180-350 ribu per kilonya. Adalah Danda Karunia, S. Pd, pria kelahiran Palembang yang saat ini berdomisili di Madiun. Setelah wisuda pada tahun 2018 lalu, Danda langsung terjun ke sektor pertanian untuk mendalami ilmu per-porang-an.

LP

“Untuk isi 700 butir per kilo sekarang tembus 350 ribu, kalau isinya campur, besar kecil 180 ribuan per kilonya, semakin kecil otomatis semakin banyak isinya, jadi semakin mahal,” jelasnya.

Danda menambahkan bahwa harga katak porang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tercatat, tahun 2017 lalu, harga katak hanyalah 70 ribu per kilo. Jika saat ini katak mampu menembus angka 350 ribu, artinya dalam kurun waktu 3-4 tahun, nilainya meningkat kisaran 400%.

Meskipun bergelar sarjana pendidikan, Danda tidak ragu terjun ke dunia pertanian. Hampir setiap hari dirinya berkunjung ke lahan petani porang di madiun. Menurutnya, dengan berdiskusi langsung dengan para petani, akan lebih memperkaya pengetahuannya, terkhusus, tentang tanaman porang.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *