“Menurut analisa kami dan hasil tinjau lapangan, melambungnya harga cabai karena faktor curah hujan yang terlalu tinggi sehingga banyak tanaman cabai yang rusak dan berpengaruh pada produksi ,” kata Salim.
Sebagaimana hasil survei yang dilakukan di wilayah kecamatan Wongsorejo yang merupakan daerah sentra penghasil cabai terbesar di Banyuwangi dari luasan lahan warga yang ditanami cabai selain banyak yang mati dan rusak, produk cabai yang dihasilkan petani kualistasnya kebanyakan tidak ada yang bagus.
“Padahal Banyuwangi termasuk salah satu sentra penghasil dan pemasok cabai terbesar di Indonesia. Sedangkan untuk wilayah penghasil cabai di Banyuwangi yang kualitasnya bagus di Kecamatan Wongsorejo. Namun sebagian besar rusak, bahkan ada lahan dialihfungsikan buat menanam jagung. Hal tersebut yang menyebabkan harga cabai melambung ,” pungkasnya.
Wartawan Nurhadi











