Banyuwangi, seblang com – Saat ini di Kabupaten Banyuwangi sudah ada program Pemberdayaan Perempuan maupun program pemberdayaan untuk Perempuan Kepala Keluarga. Karena pada dasarnya pemerintah mengharapkan kaum perempuan yang ada di wilayah Banyuwangi mampu produktif dan lebih berdaya.
Pernyataan tersebut disampaikan Henik Setyorini Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Banyuwangi di ruang kerjanya pada Selasa (31/05/2022).
Selanjutnya menanggapi ramainya pemberitaan di media massa terkait dengan rencana pengusulan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Para Janda dalam beberapa waktu terakhir, Dinas Sosial Banyuwangi lebih fokus pada program pemberdayaan perempuan.
“Minimal dengan adanya program pelatihan selama ini out putnya berupa produk atau usahanya yang dihasilkan mampu mendukung ekonomi keluarga apalagi mampu menjadi tulang punggung keluarga. Sehingga mereka benar-benar mandiri dan berdaya untuk menopang ekonomi keluarga dengan tidak bergantung pada orang lain,” jelas Henik.
Mantan Kepala Bagian Umum Pemkab Banyuwangi itu menuturkan saat ini pemerintah sudah mengalokasi anggaran untuk pemberdayaan perempuan. Namun karena terjadinya pandemi Covid 19 maka dananya harus berbagi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lain.











