
Lebih lanjut, Rini menjelaskan, Pemkab Blitar saat ini juga menjamin biaya pemeriksaan kesehatan serta perawatan bagi warga yang terdampak ledakan bubuk petasan di dusun Sadeng.
“Untuk perawatan semua korban yang mengalami luka-luka, pemkab pun akan menanggung biaya pengobatan bagi korban. Selain itu, Pemkab telah mendirikan posko kesehatan di tempat kejadian petasan yang meledak di Blitar,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi ledakan bubuk petasan yang ditimbun di salah satu rumah warga Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Minggu (19/2/2023), sekitar pukul 23.00 wib. Ledakan tersebut menyebabkan belasan rumah rusak berat dan 4 orang meninggal dunia, serta belasan orang lainnya luka-luka.












